<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SniperDamnZ punya Blog</title>
	<atom:link href="http://sniperdamnz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sniperdamnz.wordpress.com</link>
	<description>Fast like bullet , and Critical like Head Shpt</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 Jan 2009 04:55:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sniperdamnz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SniperDamnZ punya Blog</title>
		<link>http://sniperdamnz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sniperdamnz.wordpress.com/osd.xml" title="SniperDamnZ punya Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sniperdamnz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Keseharian seseorang pun membuat Arsitek berpikir</title>
		<link>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/keseharian-seseorang-pun-membuat-arsitek-berpikir/</link>
		<comments>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/keseharian-seseorang-pun-membuat-arsitek-berpikir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 04:51:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sniperdamnz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arsitektur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sniperdamnz.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[“The Everyday/ Keseharian merupakan sebuah kondisi kenyataan yang terdapat pada kehidupan. Sebagai sebuah konsep, Henry Lefebvre mengidentifikasikan The Everyday sebagai sesuatu yang tersisa ketika semua kegiatan tertentu telah dikesampingkan (Wigglesworth &#38; Till, 1998). The Everyday menolak adanya pengkategorian yang jelas. The Everyday melihat semua aspek dan detail dari suatu objek tanpa mengesampingkan elemen minoritasnya. Sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sniperdamnz.wordpress.com&amp;blog=6193994&amp;post=19&amp;subd=sniperdamnz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“<em>The Everyday/ Keseharian </em><span> </span>merupakan sebuah kondisi kenyataan yang terdapat pada kehidupan. Sebagai sebuah konsep, Henry Lefebvre mengidentifikasikan <em>The Everyday</em> sebagai sesuatu yang tersisa ketika semua kegiatan tertentu telah dikesampingkan (Wigglesworth &amp; Till, 1998). <em>The Everyday</em> menolak adanya pengkategorian yang jelas. <em>The Everyday</em> melihat semua aspek dan detail dari suatu objek tanpa mengesampingkan elemen minoritasnya. Sebagai sebuah konsep, ia juga menentang kedangkalan pikiran akan pandangan mengenai apa sebenarnya realitas yang ada (Harris, 1997), seperti melihat dan menilai suatu kota hanya melalui kondisi yang ada dan terjadi pada pusat kota saja. <em>The Everyday</em> menekankan kepada kerealitasan dan kesederhanaan dari keseharian yang sesungguhnya. Oleh karena itu <em>The Everyday</em> sering memunculkan pertentangan-pertentangan atas apa yang ada dalam persepsi orang dengan apa yang terdapat pada realitas.” Dikutip dari arsitektur.net</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>Nilai-nilai rasionalisasi, penyeragaman, <em>escapism</em>, kepahlawanan, dan konsumerisme merupakan kebalikan dari aspek yang ada pada T<em>he Everyday</em>. Tindakan yang membungkam suatu yang ada dan menghilangkannya adalah sebuah tindakan yang banyak mengabaikan suatu poin penting dan potensial dari sesuatu itu. Seperti halnya penyeragaman merupakan nilai penolakan kenyataan bahwa manusia itu beragam dan heterogen. Hal ini biasanya sering dipakai oleh berbagai kalangan yang tidak mau ambil pusing dengan beragamnya pribadi manusia. .</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>“I<em>t is for this reason we did not call the issue Architecture of the The Everyday –because that would subsume that architecture can represent the The Everyday in a reified manner</em>” (Wigglesworth and Till, 1998: 9). Sarah Wigglesworth dan Jeremy Till menganggap bahwa arsitektur tidak dapat menginterpretasikan <em>the everyday</em> dengan mudah dalam cara tertentu. Mereka mengkhawatirkan sebuah tindakan pengejawantahan <em>the everyday</em> ke dalam hasil karya arsitektur menjadi sebuah objek yang terfokus pada estetika. Berbeda dengan Deborah Berke, yang menganggap bahwa <em>the everyday</em> dapat diejawantahkan ke dalam suatu hasil karya fisik, sekalipun <em>architecture of the everyday</em> tidak dapat didefinisikan secara mutlak. “<em>We may call the result an Architecture of The <span> </span>Everyday, though an architecture of the everyday resist strict definition; any rigorous attempt at a concise delineation will inevitably lead to contradictous</em>” (Berke, 1997:222)</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>Beberapa poin yang cukup terkait dengan a<em>rchitecture of the everyday</em> antara lain;</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>“<em>An architecture of the everyday may be banal or common</em> “(Berke, 1997:223). Di sini Berke memberikan poin yang menyatakan karakter <em>the everyday </em>yang merupakan bentuk realitas yang ada dalam keseharian, maka arsitektur ini tidak mencari keunikan dengan mencoba menjadi luar biasa, yang mana seringkali berakhir menjadi tiruan daripada hasil yang luar biasa sesungguhnya. Kemudian hasil arsitektur tersebut yang mungkin menjadi biasa tidak mendikte orang untuk berpikir apa, melainkan memberikan kesempatan untuk orang menghasilkan pemahaman mereka sendiri.</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>”<em>An architecture of the everyday may be crude</em>” (Berke, 1997:223). Dalam sesuatu yang masih mentah atau tidak diperhalus terdapat keaslian dan kesegaran. Hasil karya arsitektur yang seperti ini jauh lebih mencerminkan keberagaman karakter yang ada.</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>”<em>An architecture of the everyday acknowledges domestic life</em>” (Berke, 1997:224). Sebagai bagian dari realita yang sangat akrab namun seringkali terabaikan, kehidupan domestic atau kehidupan dalam suatu rumah tangga merupakan aspek yang termasuk dalam perhatian the everyday. Kehidupan domestik merupakan sebuah bentuk elemen yang paling akrab dengan keseharian.</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>Sungguh terlihat jelas bahwa keseharian manusia dalam menjalani hidupnya pun kadang-kadang memberikan efek negatif, karena sudah terbiasa seperti manusia sering mengabaikan suatu masalah dan membuatnya besar. Tentu perilaku manusia pun akan terkena dampaknya , ada yang keras kepala , ada yang pemarah atau biasa-biasa saja. Hal ini yang membuat seorang Arsitek pun harus berpikir dua kali untuk menentukan desainnya.</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>Terlihat gampang karena seorang arsitek pun juga seorang manusia yang mempunyai kesehariaan, tapi tentunya menjadi susah karena lingkungan yang berbeda . Tetapi seorang arsitek pun tidak bisa begitu gampangnya menetapkan sebuah peraturan atau hal-hal yang mesti ada dan tiada dalam merancang suatu karya arsitektural untuk mempermudah pekerjaannya, KARENA TIAP INDIVIDU ITU BERBEDA.</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>Tetapi kebanyakan arsitek tidak berhasil mengartikan kesehariaan itu dengan yang akhirnya membuat karyanya monoton dan terlihat indah karena hanya berisikan show off dan monumental , padahal sebuah karya arsitektural tidak perlu sampai sebegitunya untuk mendapatkan meaning yang pas.</p>
<p style="line-height:150%;"><span> </span>Dan memang yang dituntut dari seorang arsitek adalah untuk memenuhi keiiginan seseorang untuk mendapatkan apa yang dia mau lewat sebuah tempat tinggal atau bangunan lainnya. Sehingga seorang arsitek perlulah menciptakan ruang-ruang yang pas untuk membuat keseharian ini tidaklah mampet karena ruang yang salah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sniperdamnz.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sniperdamnz.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sniperdamnz.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sniperdamnz.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sniperdamnz.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sniperdamnz.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sniperdamnz.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sniperdamnz.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sniperdamnz.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sniperdamnz.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sniperdamnz.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sniperdamnz.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sniperdamnz.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sniperdamnz.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sniperdamnz.wordpress.com&amp;blog=6193994&amp;post=19&amp;subd=sniperdamnz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/keseharian-seseorang-pun-membuat-arsitek-berpikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de01178a5a5390a4d8c6a7afc9674333?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sniperdamnz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dunia yang Sedih</title>
		<link>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/dunia-yang-sedih/</link>
		<comments>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/dunia-yang-sedih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 04:26:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sniperdamnz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sniperdamnz.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Hatiku bimbang dipenuhi kepedihan Membuat hatiku hampa Bagaikan di luar angkasa Terasa bebas tetapi membuatku bosan Begitu bosannya , sampai membuatku dadaku sesak Sesak dipenuhi dgn hal-hal buruk kita Kenapa ini bisa terjadi? Kenapa mesti ada masalah bila kita tak bisa bersatu? Kenapa Tuhan mempertemukan kita kalo nantinya akan berpisah? Kenapa mesti ada alunan music [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sniperdamnz.wordpress.com&amp;blog=6193994&amp;post=4&amp;subd=sniperdamnz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hatiku bimbang dipenuhi kepedihan</p>
<p>Membuat hatiku hampa Bagaikan di luar angkasa</p>
<p>Terasa bebas tetapi membuatku bosan</p>
<p>Begitu bosannya , sampai membuatku dadaku sesak</p>
<p>Sesak dipenuhi dgn hal-hal buruk kita</p>
<p>Kenapa ini bisa terjadi?</p>
<p>Kenapa mesti ada masalah bila kita tak bisa bersatu?</p>
<p>Kenapa Tuhan mempertemukan kita kalo nantinya akan berpisah?</p>
<p>Kenapa mesti ada alunan music Jazz bila kita sendiri tak bisa tenang?</p>
<p>Kenapa aku baru tau sekarang kalo ada scene yang bikin kau mimpi buruk?</p>
<p>Aku tak mengerti apa yang kau pikirkan</p>
<p>Aku begitu pusing untuk memikirkannya</p>
<p>Aku begitu lelah untuk memikulnya</p>
<p>Aku begitu down untuk menyaksikanya</p>
<p>Kenapa harus begini ,</p>
<p>Kenapa harus begitu</p>
<p>Tidak adakah jalan yang mulus</p>
<p>untuk kita lewati</p>
<p>Aku hanya ingin bisa berada disampingmu</p>
<p>tanpa ada goncangan satupun yang menganggu</p>
<p>I hope someday&#8230;..</p>
<p>itu akan bisa terjadi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sniperdamnz.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sniperdamnz.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sniperdamnz.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sniperdamnz.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sniperdamnz.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sniperdamnz.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sniperdamnz.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sniperdamnz.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sniperdamnz.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sniperdamnz.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sniperdamnz.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sniperdamnz.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sniperdamnz.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sniperdamnz.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sniperdamnz.wordpress.com&amp;blog=6193994&amp;post=4&amp;subd=sniperdamnz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/dunia-yang-sedih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de01178a5a5390a4d8c6a7afc9674333?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sniperdamnz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!(First Post nih Atuh)</title>
		<link>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/hello-world/</link>
		<comments>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 03:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sniperdamnz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m coming  &#60;a href=&#8221;http://wordpress.com/&#8221;&#62;Wordpress.com&#60;/a&#62;. Hoi2x semua yang membuka blog pertamaku ini. Agak Telat juga sih saya membuat ini, baru tau apa kegunaannya sih. Trus juga iri dengan teman-teman yang sudah mempunyai blog. Apalagi blognya berisikan hal-hal yang berbobot seperti puisi, cerita , bahkan project kerjaan mereka seperti gambar teknik sebuah bangunan maupun rumah hasil desain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sniperdamnz.wordpress.com&amp;blog=6193994&amp;post=1&amp;subd=sniperdamnz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>I&#8217;m coming  &lt;a<br />
href=&#8221;http://wordpress.com/&#8221;&gt;Wordpress.com&lt;/a&gt;. Hoi2x semua<br />
yang membuka blog pertamaku ini. Agak Telat juga sih saya membuat ini,<br />
baru tau apa kegunaannya sih. Trus juga iri dengan teman-teman yang<br />
sudah mempunyai blog. Apalagi blognya berisikan hal-hal yang berbobot<br />
seperti puisi, cerita , bahkan project kerjaan mereka seperti gambar<br />
teknik sebuah bangunan maupun rumah hasil desain mereka sendiri.<br />
Tak tau lagi mau nulis apa , tapi doakan daku yah supaya dengan blog<br />
ini bisa memberi kepuasan tersendiri bagi anda dan pembaca lainnya .<br />
Amen</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sniperdamnz.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sniperdamnz.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sniperdamnz.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sniperdamnz.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sniperdamnz.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sniperdamnz.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sniperdamnz.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sniperdamnz.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sniperdamnz.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sniperdamnz.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sniperdamnz.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sniperdamnz.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sniperdamnz.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sniperdamnz.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sniperdamnz.wordpress.com&amp;blog=6193994&amp;post=1&amp;subd=sniperdamnz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sniperdamnz.wordpress.com/2009/01/16/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de01178a5a5390a4d8c6a7afc9674333?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">sniperdamnz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
